Hujan deras yang mengguyur wilayah Bali sejak Minggu malam mengakibatkan banjir melanda sejumlah kawasan, termasuk area dan akomodasi wisata. Dampak paling signifikan terasa di kawasan Kuta dan Seminyak, di mana genangan air mencapai ketinggian yang cukup mengkhawatirkan. Akibat banjir melanda ini, sejumlah wisatawan asing (bule) terpaksa dievakuasi oleh tim SAR menggunakan perahu karet pada Senin pagi, 21 April 2025.
Menurut laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali, banjir melanda akibat intensitas hujan yang tinggi dan drainase yang kurang optimal. Beberapa sungai di kawasan selatan Bali juga dilaporkan meluap, memperparah kondisi banjir. Tim SAR gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, dan relawan diterjunkan ke lokasi-lokasi terdampak banjir untuk melakukan evakuasi dan memberikan bantuan kepada warga serta wisatawan dan warga sekitar untuk mengungsi ke tempat lebih aman.
Sejumlah wisatawan asing yang menginap di hotel dan vila di kawasan Kuta dan Seminyak terjebak oleh banjir melanda yang menggenangi jalanan dan пермukiman. Tim SAR dengan sigap menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi para wisatawan ke tempat yang lebih aman. Proses evakuasi berjalan lancar meskipun beberapa wisatawan terlihat шокирован dengan kondisi banjir yang melanda kawasan wisata terkenal ini. Tidak ada laporan mengenai korban jiwa atau luka serius dalam insiden banjir di Bali.
Kepala BPBD Provinsi Bali, Bapak Made Rentin, S.Sos., M.Si., saat memberikan keterangan pers di Posko Bencana Kuta pada Senin siang, 21 April 2025 (sesuai waktu setempat), membenarkan adanya banjir melanda yang menyebabkan evakuasi wisatawan asing. “Hujan deras sejak semalam menyebabkan banjir di beberapa wilayah, terutama Kuta dan Seminyak. Kami telah mengevakuasi sejumlah wisatawan asing ke tempat yang lebih aman menggunakan perahu karet. Kondisi saat ini berangsur-angsur membaik seiring dengan surutnya air. Kami mengimbau kepada wisatawan dan warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem,” ujar Bapak Made Rentin. Pihaknya juga menambahkan bahwa tim BPBD terus melakukan pemantauan dan siap siaga jika terjadi banjir susulan.