Sebuah Insiden Kebakaran yang mengkhawatirkan terjadi di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Bali, mengakibatkan dua orang warga mengalami luka-luka dan kerugian material yang cukup signifikan. Kejadian ini menjadi pengingat penting akan bahaya yang selalu mengintai di lokasi yang berhubungan dengan bahan bakar mudah terbakar, serta pentingnya prosedur keamanan yang ketat dan kewaspadaan tinggi dari setiap individu.
Insiden Kebakaran ini dilaporkan terjadi pada hari Selasa, 27 Mei 2025, sekitar pukul 15.30 WITA, di SPBU Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Kabupaten Tabanan, Bali. Api diduga berasal dari salah satu dispenser pengisian bahan bakar yang sedang melayani sebuah kendaraan roda empat. Menurut keterangan saksi mata di lokasi, api tiba-tiba muncul dan dengan cepat membesar, menyebabkan kepanikan di antara para pengunjung dan petugas SPBU. Dua orang warga, seorang pengendara mobil dan seorang petugas SPBU, mengalami luka bakar akibat jilatan api dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Dua unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tabanan segera dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan. Dengan kesigapan petugas, api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 30 menit, sehingga tidak merambat ke area tangki penyimpanan bahan bakar atau bangunan lain di sekitar SPBU. Upaya pemadaman ini juga dibantu oleh warga sekitar dan aparat kepolisian yang cepat tiba di lokasi untuk mengamankan area.
Kapolsek Tabanan, Kompol I Ketut Sumarjaya, dalam keterangannya pada hari Rabu pagi, 28 Mei 2025, menyatakan bahwa penyebab Insiden Kebakaran ini masih dalam penyelidikan mendalam. Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polda Bali direncanakan akan turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan menganalisis lebih lanjut sumber api. “Kami akan menyelidiki apakah ada kelalaian dalam prosedur pengisian, kerusakan peralatan, atau faktor lain yang menyebabkan kebakaran ini,” jelas Kompol Sumarjaya. Kedua korban luka saat ini masih dalam perawatan medis di RSUD Tabanan dan dilaporkan dalam kondisi stabil. Kejadian ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pengelola SPBU dan masyarakat untuk selalu mematuhi aturan keselamatan dan meningkatkan kewaspadaan saat berada di area yang rentan terhadap Insiden Kebakaran.